Sekolah Dasar
Program Pendidikan Pusaka untuk Sekolah Dasar di Indonesia; percontohan di Daerah Istimewa Yogyakarta
Sejumlah tiga belas sekolah dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta ditunjuk sebagai peserta program percontohan ini. Sekolah-sekolah tersebut mewakili sekolah dasar yang berada di wilayah perkotaan dan perdesaan, dalam beragam keadaannya masing-masing. Setiap sekolah telah mengirimkan dua gurunya dalam Pelatihan Pendidikan Pusaka untuk Guru Sekolah Dasar di Hotel Galuh, Prambanan pada tanggal 1 – 5 November 2008 lalu. Para guru yang tergabung dalam program ini kemudian menyepakati terbentuknya sebuah jaringan kerja, yakni Forum Guru Pendidikan Pusaka.
Selama satu semester (Januari – Juni 2009) para guru didampingi oleh tim Pendidikan Pusaka BPPI untuk mencoba menerapkan pendidikan pusaka di sekolahnya masing-masing. Pada awal program, para guru memanfaatkan modul yang telah disiapkan oleh tim Pendidikan Pusaka BPPI, dikembangkan sesuai kreativitas masing-masing. Memasuki semester baru pada paruh kedua tahun 2009, para guru didorong untuk menyusun sendiri modul pendidikan pusaka yang bisa dibagipakai dengan sekolah lainnya.
Sekolah dasar peserta program tersebut meliputi:
Kabupaten Bantul:
- 1. MI Giriloyo I dan II, Imogiri
- 2. SDN Bantul Manunggal, Kota Bantul
Kabupaten Gunungkidul:
- 1. SDN Jragum, Semanu
- 2. SDN Selang, Wonosari
Kabupaten Kulon Progo:
- 1. SDN Kembangmalang, Panjatan
- 2. SDN Wonorejo I dan II, Nanggulan
Kabupaten Sleman:
- 1. SD Budi Mulia Dua, Seturan, Depok
- 2. SD Tarakanita Tritis, Turgo, Pakem
Kota Yogyakarta:
- 1. SDN Kotagede I, Kotagede
- 2. SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa, Wirogunan, Mergangsan
- 3. SDN Ungaran I, Kotabaru, Gondokusuman
