search
top

Kurikulum

Latar Belakang Program

Indonesian Heritage Trust (Badan Pelestarian Pusaka Indonesia – BPPI), sebuah organisasi masyarakat bergerak dalam bidang pelestarian yang bertujuan melakukan penguatan upaya pelestarian pusaka di Indonesia, bekerjasama dengan The Netherlands Institute for Heritage (Erfgoed Nederland – EN), sebuah institusi pelestarian pusaka tingkat nasional di Belanda; telah menandatangani MoU pada 5 Mei 2008 untuk program Pendidikan Pusaka dalam Pendidikan Dasar di Indonesia.

Program ini adalah inisiatif BPPI untuk mempromosikan kepedulian masyarakat terhadap pusaka (heritage) di Indonesia. BPPI meminta EN untuk bekerjasama dalam program ini sehubungan dengan pengetahuan dan pengalaman EN di Belanda. Terkait dengan sejarah, Indonesia dan Belanda memiliki beberapa pusaka bersama. Berbagi pusaka bersama ini adalah prioritas bagi keduabelah pihak pemerintah, baik Indonesia maupun Belanda. Keduanya saat ini sedang dalam tahap kesepakatan akan hal tersebut dan program ini sesuai dengan kebijakan kedua belah pihak pemerintah.

Pendidikan Pusaka adalah pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan informasi yang tersedia, baik materi tangible (bersifat benda) dan intangible (bersifat tak benda) sebagai sumber mata ajar dasar. Melalui Pendidikan pusaka, masyarakat dapat lebih memahami sejarah dan budaya. Pendidikan pusaka membantu memposisikan pembangunan-pembangunan dalam batasan perspektif sejarah. Pemahaman pusaka akan membantu membangun apresiasi masyarakat terhadap apa yang ditinggalkan oleh pendahulunya dan meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pelestarian pusaka untuk masa depan. Untuk alasan ini Pendidikan pusaka menjadi penting untuk anak-anak/murid sekolah karena merekalah generasi berikutnya yang akan membuat keputusan-keputusan tentang pelestarian pusaka di masa depan.

 

Tujuan Program

  1. 1. Untuk mempopulerkan dan membangun Pendidikan Pusaka di Indonesia mulai dari tingkat Sekolah Dasar, menggunakan pengalaman sebelumnya di Belanda dan Indonesia.
  2. 2. Untuk membangun “alat bantu mengajar (toolkit) Pendidikan Pusaka” di Indonesia yang akan menjadi program percontohan yang dapat digunakan oleh EN dalam program internasional di masa depan.
  3. 3. Untuk mendorong lebih lanjut pertukaran gagasan dan pengalaman dalam bidang pusaka antara BPPI dan EN.

 

 

Kegiatan Program

  1. 1. Mengumpulkan informasi tentang kebijakan, kurikulum dan praktek pendidikan di Indonesia dan Belanda, khususnya dalam kaitan dengan seni, sejarah, geografi dan lingkungan.
  2. 2. Mengumpulkan piagam deklarasi internasional, panduan dan program-program dalam bidang pelestarian pusaka dan pendidikan pusaka.
  3. 3. Menyelenggarakan diskusi-diskusi tentang materi di atas untuk mempertimbangkan materi yang sesuai untuk dimasukkan dalam Pendidikan Pusaka di Indonesia.
  4. 4. Membangun kurikulum Pendidikan Pusaka untuk sekolah dasar di Indonesia bersama para pelaku pendidikan, praktisi pusaka, kalangan sekolah, universitas, dan institusi pemerintah terkait.
  5. 5. Melaksanakan program percontohan di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk penerapan kurikulum yang diajukan di beberapa sekolah terpilih dan melakukan evaluasi hasilnya.
  6. 6. Mempersiapkan uji coba dalam skala luas di 5 kota dari provinsi yang berbeda-beda di Indonesia untuk melihat kelayakan aplikasi dan penerimaan program ini dalam wilayah yang berbeda.
  7. 7. Melaksanakan seminar nasional untuk evaluasi hasil dari implementasi dan mengusulkan kurikulum yang bisa diadopsi oleh sekolah dasar di Indonesia.

Leave a Reply

top